Senin, 20 Agustus 2018

5 Dokter pencabut nyawa paling sadis, tewaskan puluhan hingga ratusan pasien


Seorang dokter seharusnya menjadi penyelamat nyawa, tempat bagi manusia di sekitarnya. Namun para dokter ini justru melanggar sumpah Hippocrates yang sudah mereka ikrarkan sebelum memulai profesi. Tak sedikit nyawa yang melayang di tangan mereka. Dua di antaranya bahkan mendapat julukan malaikat maut.

Para pembunuh berantai ini memanfaatkan profesi mereka sebagai dokter untuk mendapatkan akses ke pasien. Butuh waktu bertahun-tahun sebelum kedok mereka terbongkar, karena tak ada seorang pun yang percaya seorang pekerja medis mampu melakukan perbuatan keji.

Berikut ini adalah deretan dokter pencabut nyawa dan sepak terjang mereka yang menggemparkan sejarah, dirangkum dari Ranker.

1. Michael Swango (diduga tewaskan 60 orang)


Michael Swango, mantan anggota Marince Corps dan tenaga paramedis berwajah tampan telah menggemparkan dunia medis Amerika Serikat dengan dugaan pembunuhan terhadap 60 orang pasien yang dialamatkan kepadanya. Pria yang keranjingan menyaksikan korban kecelakaan maut dan film sadis ini dicurigai menghabisi pasien-pasien di rumah sakit tempat dia menjalani residensi.

Michael memilih racun sebagai cara untuk menghabisi korban-korbannya. Sejumlah rekan kerja, induk semang, anak-anak tiri, dan mantan-mantan pacarnya pun pernah dia racuni, meskipun tak sampai meregang nyawa. Saat digeledah, di rumahnya ditemukan pasokan arsenik dan sianida yang cukup untuk membunuh puluhan orang.

Michael sudah menyebarkan maut di 3 rumah sakit di Amerika dan 1 klinik di Zimbabwe. Saat ditangkap, dia sedang bersiap untuk memulai praktik di Arab Saudi. Michael divonis dengan hukuman penjara seumur hidup pada tahun 2000. Hanya kematian 4 pasien yang bisa dibuktikan sebagai ulahnya. Namun pria ini dicurigai sudah membunuh 60 orang.

2. Harold Shipman (diduga tewaskan 250 orang)


Dokter asal Inggris ini awalnya sangat dicintai para pasien. Harold adalah dokter keluarga yang dikenal begitu perhatian terhadap pasien-pasiennya. Selama bertahun-tahun tak ada yang curiga dengan fakta bahwa puluhan pasien meninggal dalam perawatannya, karena kebanyakan dari mereka adalah manula. Rupanya inilah modus operandi Harold Shipman.

Harold menyuntik pasien-pasiennya dengan racun atau narkoba, kemudian memalsukan penyebab kematian dan surat wasiat untuk memindahkan harta kekayaan para wanita malang itu kepadanya.

Perbuatan Harold lantas ketahuan setelah anak salah satu korban, Kathleen Grundy curiga. Dokter berwajah ramah ini kemudian terbukti membunuh 15 pasiennya. Walaupun diduga sudah menewaskan hingga 250 pasien. Dia divonis penjara seumur hidup dan gantung diri di dalam penjara pada tahun 2004. Saat itu usianya 58 tahun.

3. Josef Mengele (diduga tewaskan ribuan orang)


Josef Mengele adalah dokter berpangkat elit pada masa rezim Nazi. Dilansir People, pria tampan dan berotak encer ini dianggap sebagai simbol kejahatan selama empat dekade terakhir.

Mengele paling dikenal karena eksperimen sadis yang dia lakukan pada para tahanan di kamp Auschwitz. Dia disebut biasa melakukan amputasi tanpa anestesi, operasi yang menyebabkan pasien mati kehabisan darah atau infeksi, penyiksaan, dan melempar bayi ke dalam oven hidup-hidup. Kabarnya Mengele yang memerintahkan siapa saja yang hendak dikirim ke kamar gas. Dengan demikian sudah ribuan tawanan di Auschwitz yang bertemu ajal di tangannya.

Setelah Hitler dan para sekutunya kalah, Mengele melarikan diri ke Argentina, lalu ke Brasil bersama ribuan mantan perwira Nazi lainnya. Kejahatannya tak sempat diadili hingga dia mengembuskan napas terakhir di usia 68 tahun pada tahun 1979.

4. Hu Wanlin (diduga tewaskan 146 pasien)


Hu Wanlin, pria kelahiran Mianyang, Sichuan dikenal sebagai dokter yang mengkhususkan diri dalam pengobatan herbal. Selama karirnya di bidang medis, pria ini sudah dipenjara karena kasus pembunuhan, penculikan, dan perdagangan wanita.

Herannya pria ini masih bisa meneruskan pekerjaannya sebagai dokter bahkan saat menjalani hukuman pada tahun 1993. Pada tahun 1999 Hu kembali berhadapan dengan hukum dan mendapat vonis hukuman penjara selama 15 tahun. Dia terbukti menewaskan 15 orang dengan ramuan herbal berbahan sodium sulfat racikannya. Walaupun begitu jumlah orang yang diduga terbunuh olehnya mencapai angka 146.

5. H.H Holmes (diduga tewaskan 200 orang)


Herman Webster Mudgett atau lebih dikenal sebagai Dr. Henry Howard Holmes adalah pembunuh berantai pertama dalam sejarah kriminal Amerika Serikat. Dia sudah menewaskan para pasiennya, melakukan sejumlah penipuan, dan memiliki istri dua yang kala itu dianggap sebagai pelanggaran hukum di Amerika Serikat. Di Chicago saja ada lebih dari 50 tuntutan hukum yang menantinya.

Holmes diduga sudah membunuh sekitar 200 orang yang dia pancing dari Chicago World Fair. Dia sendiri mengaku menewaskan 27 orang, namun hanya 9 kasus yang bisa dibuktikan lewat jalur hukum.

Holmes dijatuhi hukuman mati pada tahun dan dieksekusi dengan digantung menjelang usia 35 tahun.

0 komentar:

Posting Komentar