Sabtu, 02 Februari 2019

Ingin Kredit Disetujui Bank? Simak Syarat Mengajukan Kredit Berikut Ini!


Kredit merupakan jasa penyediaan uang maupun tagihan yang telah disepakati terlebih dahulu, yang tentunya berdasarkan kesepakatan pinjam meminjam antara peminjam dengan institusi atau orang yang meminjami. Selain itu, dalam kesepakatan kredit, biasanya akan ada sejumlah bunga yang digunakan sebagai imbalan, dan biasanya sejumlah bunga tersebut pembayarannya dilakukan sekalian saat angsuran.


Kredit sudah seperti suatu jenis produk yang berkaitan dengan keuangan dan umum ada di masyarakat. Misalnya saja ada kredit motor, kredit rumah, dan lain sebagainya. Dalam bahasa Yunani sendiri, kredit sering kali disebut dengan credere, yang memiliki arti kebenaran atau kepercayaan. Di Indonesia pengertian maupun penjelasan mengenai kredit telah diterangkan dalam UU Pokok Perbankan No 7 Tahun 1992.


Salah satu institusi pemberi kredit adalah bank. Bank sering kali memberikan jasa kredit kepada nasabahnya yang ingin meminjam sejumlah dana. Tentunya pemberian sejumlah dana tersebut tidak dilakukan dengan cuma-cuma semata, namun melalui berbagai persyaratan. Persyaratan tersebut tentunya harus dipenuhi oleh si peminjam dana. Tidak hanya itu, meski syarat sudah semuanya terpenuhi, bisa saja pihak bank membatalkan atau menolak permohonan kredit. Biasanya setiap bank memiliki alasan yang berbeda mengapa harus menolak atau membatalkan peminjaman tersebut. Namun, sejatinya setiap bank memiliki beberapa acuan yang sama, atau memiliki sejumlah standar peminjaman yang sama.


Saat mengajukan kredit, biasanya pemohon diminta untuk melengkapi sejumlah persyaratan administrasi berkas. Setelah semua berkas dinyatakan lengkap, baru bank bisa memroses ke tahap berikutnya untuk dilakukan pengecekan oleh analisis kredit. Secara umum, syarat yang diajukan bank agar dipenuhi oleh pemohon yakni mengisi formulir aplikasi kredit, melakukan fotokopi identitas diri, fotokopi akta nikah bagi yang sudah menikah, fotokopi KK, serta fotokopi buku tabungan beberapa bulan terakhir. Ada pula syarat tambahan yang biasanya termasuk ke dalam syarat khusus, yakni fotokopi kartu pegawai, slip gaji, SK CPNS, SK PNS, SK kenaikan pangkat, dan beberapa dokumen sesuai permintaan bank yang dituju.


Setelah semua persyaratan tersebut lengkap, bank akan memberikan berkas tersebut ke analisis kredit. Mungkin banyak orang yang mengira bahwa pekerjaan analisis kredit hanya melakukan BI Checking. Namun, sejatinya analisis kredit juga melakukan pengecekan mengenai karakter, keuangan, jaminan, kapasitas, serta kondisi ekonomi dari calon peminjam dana.


Saat analisis kredit mengecek karakter, maka biasanya analisis kredit akan melakukan wawancara dengan calon peminjam dananya. Tidak hanya itu, analisis kredit akan aktif mengulik mengenai latar belakang, kebiasaan hidup, pola hidup, serta prinsip hidup calon peminjam dana. Bahkan, dari pengecekan karakter ini, analisis kredit akan mengetahui apakah peminjam dana memiliki karakter yang bisa dipercaya atau malah sebaliknya. Setelah melakukan pengecekan terhadap karakter, biasanya analisis kredit akan mengecek keuangan dari peminjam dana. Hal ini dilakukan agar analisis kredit mengetahui sejauh mana calon peminjam dana bisa mengatur keuangannya.


Jaminan yang diajukan pun tak luput dari pengecekan. Jadi, biasanya analisis kredit akan mengecek apakah dana yang diajukan untuk dipinjam sudah sesuai harganya dengan jaminan yang diajukan. Mengapa jaminan perlu diperhatikan? Karena apabila peminjam dana tidak bisa melakukan pembayaran, maka jaminan yang diajukan bisa disita oleh pihak bank. Selain itu, analisis kredit perlu memperhatikan mengenai kapasitas yang dimiliki oleh peminjam. Maksudnya, apakah sebelumnya calon peminjam dana pernah mengalami kesulitan saat membayar atau tidak. Hal terakhir yang diperhatikan oleh analisis kredit adalah kondisi ekonomi peminjam, karena hal itu akan memengaruhi proses angsuran. Setelah syarat yang diajukan lengkap dan lolos pengecekan analisis kredit, biasanya bank pun akan menyetujui pengajuan kredit tersebut.

0 komentar:

Posting Komentar