Kamis, 07 Maret 2019

Cara Merawat Mobil Wuling Ketika Musim Hujan


Anda yang tinggal di kota besar tentunya akan mengalami lebih banyak kerepotan ketika musim hujan tiba. Anda akan menemui banyak jalan yang banjir dan tentunya menyebabkan semakin banyak kemacetan. Untuk Anda yang mungkin baru saja mencuci mobil, hujan termasuk hal yang paling menyebalkan. Berikut cara merawat mobil wuling ketika memasuki musim hujan.

Jangan Biarkan Air Hujan Mengering
Ketika mobil Anda kehujanan, sebaiknya cepat cuci mobil Anda untuk menghilangkan air hujan. Apalagi jika air hujan sudah mengering. Anda perlu menggunakan sabun cuci mobil dan spons halus untuk membersihkan bekas air hujan.

Anda harus cepat membersihkan bekas air hujan di mobil karena air hujan yang Anda biarkan mnegering di mobil Anda dapat merusak lapisan cat mobil. Rusaknya lapisan cat akhirnya akan menyebabkan mobil berkarat.

Periksa Bagian Mesin Mobil
Selain mencuci mobil, Anda juga harus memeriksa bagian mesin mobil wuling yang Anda miliki. Kemudian bersihkan air-air yang masuk ke dalam bagian mesin. Anda harus membersihkan dengan hati-hati, jangan sampai air hujan mengenai pada komponen-komponen mesin yang ada pada mobil karena bisa menyebabkan mobil Anda mogok di kemudian hari.

Semprotkan Silicon Spray di Bagian Kaca dan Karet
Bagian mobil yang berbahan karet dan kaca sangat rentan ketikan terpapar air hujan dan sinar matahari. Agar mobil Anda tidak mudah rusak, Anda bisa menyemprotkan cairan silicon  bagian mobil yang terbuat dari kedua bahan tersebut.

Letakkan Karpet di Kabin untuk Mencegah Jamur
Ketika musim hujan, kaki Anda dan keluarga biasanya akan membasahi lantai mobil. Agar lantai mobil Anda tidak cepat kotor, Anda bisa melapisi lantai mobil dengan karpet ekstra. Pilih karpet berbahan sintesis atau karet agar mudah dibersihkan.

Parkir Mobil di Garasi yang Tertutup
Setelah selesai mencuci mobil Anda, sebaiknya masukkan mobil ke dalam garasi Anda yang tertutup. Tujuannya adalah untuk melindungi mobil Anda dari hujan dan tentunya mencegah jamur saat mobil Anda kering karena sinar matahari langsung.

Perhatikan Ketinggian Air
Jika Anda terjebak banjir, sebelum memutuskan untuk menerjang banjir tersebut Anda harus memperhatikan dan memperhitungkan ketinggian air. Semakin tinggi genangan air banjir, maka semakin besar potensi air akan merusak mesin kendaraan Anda. Sebaiknya Anda jangan menerjang banjir jika ketinggian air melebihi saluran udara mobil Anda.

Jaga Jarak dan Kecepatan
Jika ketinggian air memungkinkan Anda untuk menerjang banjir, Anda harus menjaga jarak dengan kendaraan lain yang berada di depan mobil Anda. Tujuan dari menjaga jarak ini adalah agar Anda bisa memacu kendaraan Anda dengan kecepatan yang konstan.

Kontrol Putaran Mesin
Cukup jalankan kendaraan Anda dalam putaran mesin yang rendah sekitar 1.500 hingga 2.000 RPM. Jangan menginjak gas terlalu dalam karena akan mengakibatkan perputaran mesin semakin tinggi dan mengakibatkan daya isap mesin sehingga besar kemungkinan air justru akan masuk ke dalam mesin.

Lakukan Pengecekan
Setelah Anda berhasil menerjang banjir, Anda perlu melakukan pengecekan pada bagian-bagian mobil seperti radiator. Anda perlu membersihkan radiator dengan membilasnya menggunakan air bersih karena biasanya air hujan membawa kotoran yang masuk ke kisi-kisi radiator.

Anda juga perlu mengecek bagian lain seperti kompresor AC, saringan udara, kopling, motor starter, dinamo ampere, komponen kaki-kaki, rem, dan bushing. Selain komponen mesin tersebut, Anda juga perlu memerika komponen kelistrikan dalam mobil.

Itulah cara merawat mobil wuling ketika musim hujan tiba. Tentunya merawat mobil saat musim hujan akan terasa sangat sulit, apalagi jika Anda berada di kota yang rawan dengan banjir. Anda perlu melakukan perawatan lebih pada mobil Anda.

0 komentar:

Posting Komentar