Selasa, 26 Maret 2019

Mengulas Tentang Bakteri Baik dalam Sistem Pencernaan Manusia


Jika berbicara mengenai masalah kesehatan pencernaan, tentunya kita tidak dapat melepaskan diri dari masalah kebersihan makanan dan lingkungan. Tidak hanya terkait dengan masalah kebersihan, kesehatan sistem pencernaan, biasanya juga dipengaruhi oleh adanya berbagai bakteri baik didalamnya. Bakteri baik yang tumbuh didalam sistem pencernaan ini, tidak hanya mampu menekan pertumbuhan bakteri jahat, namun juga mampu mencegah timbulnya berbagai permasalahan kesehatan pencernaan seperti diare. Bakteri baik dalam sistem pencernaan tubuh, secara umum akan dapat kita temukan diberbagai produk fermentasi alami, seperti yogurt dan susu probiotik, serta produk turunannya.

Bakteri baik dalam sistem pencernaan manusia terdiri dari berbagai spesies, dimana bakteri tersebut biasa disebut dengan lactobacillus. Kelompok lactobacillus sendiri oleh para ilmuwan dibagi dalam beberapa jenis, diantaranya adalah lactobacillus acidophilus dan lactobacillus rhamnosus. Kedua bakteri ini memiliki peranan dan fungsinya masing-masing sehingga mampu menjaga kesehatan sistem cerna dalam tubuh manusia. Secara garis besar fungsi kedua bakteri baik tersebut adalah membentuk asam laktat yang memiliki fungsi sangat kuat dalam membentuk sistem kekebalan tubuh manusia.

Meskipun kedua jenis bakteri baik tersebut dapat dengan mudah diperoleh, namun penggunaan dan pemberian makanan dengan jumlah tertentu yang mengandung bakteri baik tersebut harus diperhatikan dengan baik, terutama untuk anak dibawah umur. Beberapa hal yang harus diperhatikan dalam pemberian lactobacillus, antara lain:

  • Pemberian untuk anak dibawah usia 3 tahun, sebaiknya dikonsultasikan dengan dokter.
  • Pemberian untuk ibu hamil pun harus dikonsultasikan terlebih dahulu.
  • Pemberian pada pasien yang mengkonsumsi kortikosteroid, juga perlu dilakukan pemeriksaan khusus terlebih dahulu.

Pasien yang pernah mengalami operasi seperti cangkok hati dan operasi terkait dengan sistem pencernaan pun juga tidak dapat diberikan bakteri lactobacillus tanpa adanya arahan dari dokter yang menanganinya. Pemberian bakteri baik untuk pencernaan ini, biasanya selain mempengaruhi kestabilan organ yang mengalami operasi, juga akan mempengaruhi kinerja dari obat luka operasi yang digunakan. Sebaiknya konsultasikan secara mendetail mengenai rencana pemberian bakteri baik dengan dokter yang ada. Agar semuanya dapat memberikan manfaat sebagaimana mestinya.

0 komentar:

Posting Komentar